Analogous

    Analogous adalah kombinasi warna yang berdekatan dalam roda warna (color wheel).

    Penjelasan:

    • Biasanya terdiri dari 2–5 warna yang saling berdampingan
    • Contoh: biru – biru kehijauan – hijau
    • Memberikan kesan harmonis, lembut, dan konsisten

    Dalam color variable generator:

    • Digunakan untuk membuat variasi warna utama (primary) ke turunan yang masih satu “rasa”
    • Cocok untuk UI/website yang ingin terlihat elegan dan tidak terlalu kontras

    Complementary

      Complementary adalah kombinasi dua warna yang berlawanan di roda warna.

      Penjelasan:

      • Contoh: biru vs oranye, merah vs hijau
      • Memberikan kontras tinggi dan sangat mencolok
      • Cocok untuk menarik perhatian

      Dalam color variable generator:

      Biasanya digunakan untuk:

      • warna utama (primary)
      • warna aksen / CTA (call to action)
      • Misalnya tombol “Buy Now” pakai warna lawan agar langsung terlihat

      Split Complementary

        Split complementary adalah versi lebih “halus” dari complementary.

        Penjelasan:

        • Ambil satu warna utama, lalu ambil dua warna di samping warna lawannya
        • Contoh: biru + merah-oranye + kuning-oranye
        • Tetap kontras tapi tidak terlalu tajam

        Dalam color variable generator:

        • Digunakan untuk menciptakan variasi warna yang lebih fleksibel
        • Cocok untuk desain modern yang butuh kontras tapi tetap nyaman di mata

        Triadic

          Triadic adalah kombinasi tiga warna yang posisinya sama jaraknya di roda warna.

          Penjelasan:

          • Contoh: merah – kuning – biru
          • Lebih berwarna, seimbang, tapi tetap kontras
          • Sering dipakai untuk desain yang dinamis

          Dalam color variable generator:

          Digunakan untuk:

          • membuat 3 warna utama sistem design
          • misalnya: primary, secondary, accent
          • Cocok untuk brand yang ingin terlihat hidup dan energik

          Tetradic (Double Complementary)

            Tetradic adalah kombinasi empat warna (dua pasang complementary).

            Penjelasan:

            • Contoh: biru + oranye + merah + hijau
            • Sangat kaya warna dan kompleks
            • Butuh pengaturan yang hati-hati agar tidak berantakan

            Dalam color variable generator:

            Digunakan untuk sistem desain yang lebih kompleks
            Biasanya ada:

            • 1 warna dominan
            • 2 warna pendukung
            • 1 warna aksen
            • Cocok untuk dashboard, aplikasi kompleks, atau brand besar
            • Analogous → aman, harmonis (cocok untuk branding elegan)
            • Complementary → kontras tinggi (cocok untuk CTA)
            • Split Complementary → kontras tapi lebih nyaman
            • Triadic → seimbang & berwarna
            • Tetradic → kompleks & fleksibel (butuh kontrol kuat)

            Kalau dipakai untuk website:

            • Gunakan Analogous - untuk base warna
            • Gunakan Complementary / Split - untuk tombol & highlight
            • Gunakan Triadic / Tetradic - kalau ingin desain lebih “hidup” dan variatif